AlumniAlumniAlumni
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Keuangan
  • Dunia Kerja
  • Sosial
Font ResizerAa
AlumniAlumni
Font ResizerAa
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Keuangan
  • Dunia Kerja
  • Sosial
Search
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Keuangan
  • Dunia Kerja
  • Sosial
Follow US
Alumni > Blog > Pendidikan > Mengenal Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi dan Cara Membacanya
Pendidikan

Mengenal Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi dan Cara Membacanya

Bayu Nugraha
Last updated: 1 Juli 2026 15:02
Bayu Nugraha
Share
8 Min Read
tabel periodik
SHARE

Popular Posts

Pernahkah Anda melihat poster penuh kotak warna-warni di laboratorium kimia dan bertanya-tanya apa artinya? Itulah tabel periodik, sebuah mahakarya sains yang seringkali terlihat rumit. Namun, jangan khawatir! Tabel periodik sebenarnya adalah “peta harta karun” yang menyusun semua unsur kimia—bahan dasar pembangun segala sesuatu di alam semesta, dari udara yang kita hirup hingga ponsel di genggaman kita.

Tabel periodik adalah susunan unsur kimia yang diurutkan berdasarkan nomor atom, konfigurasi elektron, dan sifat kimianya yang berulang. Anggap saja ini sebagai ensiklopedia ringkas yang membantu kita memahami sifat setiap unsur dan memprediksi bagaimana mereka akan berinteraksi satu sama lain. Saat ini, tabel periodik resmi memuat 118 unsur, mulai dari Hidrogen (H) dengan nomor atom 1 hingga Oganesson (Og) dengan nomor atom 118.

Memahami tabel ini bukan hanya untuk para ilmuwan. Pengetahuan ini membuka wawasan tentang dunia di sekitar kita, menjelaskan mengapa emas berkilau, mengapa balon helium mengapung, dan bagaimana baterai bekerja. Mari kita selami bersama keajaiban tabel periodik dan belajar membacanya seperti seorang profesional.

Sejarah Singkat di Balik Tabel Ikonik

tabel periodik unsur
Potret Dmitri Mendeleev, kimiawan Rusia yang diakui sebagai bapak tabel periodik

Tabel periodik yang kita kenal sekarang tidak muncul dalam semalam. Ini adalah hasil dari kerja keras dan penemuan selama lebih dari satu abad oleh banyak ilmuwan brilian.

  • Upaya Awal: Perjalanan dimulai pada tahun 1789 ketika Antoine Lavoisier mengelompokkan 33 unsur ke dalam kategori sederhana seperti gas, logam, dan nonlogam. Kemudian pada tahun 1829, Johann Wolfgang Döbereiner mengamati pola “triade”, di mana tiga unsur dengan sifat serupa memiliki hubungan matematis pada massa atomnya.
  • Hukum Oktaf: Pada tahun 1864, John Newlands menyusun unsur berdasarkan kenaikan massa atom dan menemukan bahwa sifat unsur berulang setiap delapan unsur, yang ia sebut “Hukum Oktaf”. Sayangnya, idenya tidak diterima dengan baik pada masanya.
  • Sang Jenius, Dmitri Mendeleev: Terobosan besar datang pada tahun 1869 dari seorang kimiawan Rusia, Dmitri Mendeleev. Ia menyusun unsur berdasarkan kenaikan massa atom dan kemiripan sifatnya. Kejeniusannya terletak pada keberaniannya meninggalkan ruang kosong untuk unsur-unsur yang ia prediksi ada tetapi belum ditemukan. Prediksinya terbukti benar ketika unsur seperti Galium (1875) dan Germanium (1886) ditemukan.
  • Sentuhan Modern: Tabel Mendeleev disempurnakan pada tahun 1914 oleh Henry Moseley. Ia menemukan bahwa sifat unsur lebih akurat diurutkan berdasarkan nomor atom (jumlah proton) daripada massa atom. Inilah dasar dari tabel periodik modern yang kita gunakan hingga hari ini.

Membedah Struktur Tabel Periodik

tabel periodik unsur kimia
Tabel periodik unsur kimia yang diperbarui oleh IUPAC

Untuk membaca tabel periodik, kita perlu memahami dua komponen utamanya: Golongan dan Periode.

Golongan (Kolom Vertikal)

Kolom vertikal dari atas ke bawah disebut golongan atau famili. Unsur-unsur dalam satu golongan memiliki sifat kimia yang sangat mirip. Ini karena mereka memiliki jumlah elektron yang sama di kulit terluarnya (elektron valensi).

Ada 18 golongan dalam tabel modern yang dinomori dari 1 hingga 18, dari kiri ke kanan. Beberapa golongan memiliki nama khusus yang populer:

  • Golongan 1: Logam Alkali (sangat reaktif)
  • Golongan 2: Logam Alkali Tanah
  • Golongan 17: Halogen (pembentuk garam)
  • Golongan 18: Gas Mulia (sangat stabil dan tidak reaktif)

Periode (Baris Horizontal)

Baris horizontal dari kiri ke kanan disebut periode. Unsur-unsur dalam satu periode memiliki jumlah kulit elektron yang sama. Terdapat 7 periode dalam tabel periodik.

Sifat unsur berubah secara teratur sepanjang periode. Unsur di sisi kiri bersifat logam, dan semakin ke kanan sifatnya berubah menjadi nonlogam.

Cara Membaca Kotak Unsur

Setiap kotak dalam tabel periodik memberikan informasi penting tentang satu unsur spesifik. Cara membacanya adalah dari kiri atas ke kanan bawah, di mana nomor atom akan semakin besar.

Mari kita bedah informasi dalam satu kotak, misalnya Karbon (C):

  • Nomor Atom: Angka di bagian atas (6 untuk Karbon). Ini adalah jumlah proton dalam inti atom dan merupakan identitas unik setiap unsur.
  • Simbol Unsur: Huruf di tengah (C untuk Karbon). Ini adalah singkatan satu atau dua huruf dari nama unsur.
  • Nama Unsur: Nama lengkap unsur (Karbon).
  • Massa Atom: Angka di bagian bawah (12.011 untuk Karbon). Ini adalah massa rata-rata satu atom unsur, yang merupakan jumlah proton dan neutron.

Klasifikasi Unsur: Tiga Keluarga Besar

Semua 118 unsur dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok besar berdasarkan sifat fisika dan kimianya.

  1. Logam: Mendominasi sisi kiri dan tengah tabel. Sifatnya cenderung padat (kecuali Raksa), berkilau, dapat ditempa, dan merupakan penghantar panas dan listrik yang baik. Contohnya termasuk Besi (Fe) untuk konstruksi, Tembaga (Cu) untuk kabel listrik, dan Emas (Au) untuk perhiasan.
  2. Nonlogam: Terletak di sisi kanan atas tabel. Sifatnya berlawanan dengan logam; mereka rapuh, tidak berkilau, dan merupakan penghantar yang buruk. Contohnya adalah Oksigen (O) yang kita hirup, Nitrogen (N) di atmosfer, dan Fluor (F) dalam pasta gigi.
  3. Metaloid: Unsur-unsur yang berada di “tangga” pemisah antara logam dan nonlogam. Mereka memiliki sifat campuran antara keduanya dan sering digunakan sebagai semikonduktor dalam perangkat elektronik. Contohnya adalah Silikon (Si) dan Germanium (Ge).

Tabel Periodik dalam Kehidupan Sehari-hari

tabel periodik lengkap
Tabel periodik kreatif yang menunjukkan kegunaan setiap unsur dalam kehidupan sehari-hari

Mungkin terdengar abstrak, tetapi unsur-unsur dalam tabel periodik ada di mana-mana dan sangat berguna dalam kehidupan kita. Seorang insinyur bernama Keith Enevoldsen bahkan membuat tabel periodik interaktif yang menunjukkan aplikasi setiap unsur.

Berikut beberapa contoh menarik:

  • Litium (Li): Komponen utama dalam baterai isi ulang untuk ponsel dan laptop.
  • Neon (Ne): Gas yang bersinar merah-oranye terang saat dialiri listrik, digunakan untuk lampu reklame.
  • Aluminium (Al): Logam ringan dan kuat yang digunakan untuk kaleng minuman hingga badan pesawat terbang.
  • Klorin (Cl): Digunakan sebagai disinfektan untuk menjaga kebersihan air di kolam renang.
  • Indium (In): Logam langka yang krusial untuk membuat layar sentuh dan LCD.

Masa Depan Tabel Periodik

Tabel periodik bukanlah dokumen yang statis; ia terus berkembang seiring dengan penemuan ilmiah. Pada tahun 2016, baris ketujuh tabel secara resmi dilengkapi dengan penambahan empat unsur baru:

  • Nihonium (Nh, 113)
  • Moscovium (Mc, 115)
  • Tennessine (Ts, 117)
  • Oganesson (Og, 118)

Saat ini, para ilmuwan di seluruh dunia sedang bekerja keras untuk mensintesis unsur-unsur di periode 8, seperti unsur 119 (Ununennium) dan 120 (Unbinilium). Penemuan ini akan membuka babak baru dalam pemahaman kita tentang batas-batas materi.

Tabel periodik lebih dari sekadar poster di dinding kelas. Ia adalah alat fundamental yang merangkum esensi ilmu kimia secara elegan dan teratur. Dengan memahami cara membacanya, kita tidak hanya menghafal nama-nama unsur, tetapi juga membuka jendela untuk melihat bagaimana dunia ini bekerja pada tingkat paling dasar. Dari bintang-bintang di langit hingga teknologi canggih di saku kita, semuanya diatur oleh hukum-hukum yang terungkap dalam tabel periodik.

TAGGED:kimia
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Recent Posts

niat mandi wajib
Bukan Sekadar Mandi Biasa! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Wajib yang Harus Kamu Tahu
Wasilah
cek bansos
Modal KTP dan HP! Begini Cara Cek Status Bansos 2026 Resmi Kemensos
Sosial
pemagangan nasional kemnaker batch 2
Magang Nasional Batch 2 Kemnaker Kembali: 80 Ribu Kuota Menanti, Lengkap dengan Jadwal dan Cara Daftar
Dunia Kerja
cek bansos kemensos go id
Panduan Lengkap: Cek Bansos PKH, BPNT, & BLT Kesra November 2025 Pakai KTP
Sosial
pip.kemendikdasmen.go.id 2025
Jangan Sampai Menyesal! Ini 4 Pemicu Gagalnya Dana PIP untuk Siswa Kurang Mampu
Pendidikan
pip kemendikdasmen go id
PIP November 2025 Cair! Cek Nama Kamu di pip.kemendikdasmen.go.id, Bantuan hingga Rp1,8 Juta Menanti
Pendidikan

You Might Also Like

kip kuliah 2025
Pendidikan

Kapan KIP Kuliah 2025 Cair? Ini Jadwal, Alur, dan Semua yang Perlu Kamu Tahu!

20 Agustus 2025
pip sma 2025
Pendidikan

Kabar Gembira Pelajar SMA! Bantuan PIP 2025 Naik Jadi Rp1,8 Juta, Cek Semua Info Lengkapnya di Sini!

21 Agustus 2025
tka 2025
Pendidikan

TKA 2025: Revolusi Baru Sistem Evaluasi Pendidikan Indonesia

28 Agustus 2025
batas penghasil kip kuliah
Pendidikan

Jangan Sampai Salah! Ini Batas Penghasilan Orang Tua untuk KIP Kuliah 2025

22 September 2025

alumni

Cerita, Ide, dan Refleksi.

Top Views

daftar npwp online lewat hp
Gak Nyangka! Daftar NPWP Online Lewat HP Cuma 10 Menit Selesai? Buktikan Sendiri!
Keuangan
cara daftar kartu prakerja
Cara Daftar Kartu Prakerja 2025: Raih Manfaat Senilai Rp4,2 Juta!
Dunia Kerja

Kategori

  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Keuangan
  • Dunia Kerja
  • Sosial
© 2026 Alumni All Rights Reserved.
  • Contact
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?